Kepribadian seorang Blogger

Seperti apa orang karakteristik seorang blogger? Tentu sulit menggeneralisasinya, tapi para peneliti menemukan beberapa kesamaan sifat pada blogger-blogger tertentu. Blogger perempuan yang berusia dewasa muda (kuliahan), misalnya, cenderung mempunyai kepribadian yang neurotik (gampang cemas, gugup, atau insecure); blog pun dijadikan sarana oleh mereka untuk menghindari rasa kesepian dan membangun hubungan sosial dengan orang lain.

Selain itu, salah satu faktor kepribadian yang umum ditemukan dalam seorang blogger (baik pria maupun wanita) adalah keterbukaannya terhadap pengalaman-pengalaman baru (opennes to experience). Ciri ini juga dikatakan berkaitan dengan kreativitas seseorang.

Apakah analisis itu juga sesuai dengan kepribadian anda, para blogger?

Baca lebih lanjut

Depresi dan Stres Memuncak di Umur 40an

Sebuah survei skala besar yang melibatkan 2 juta partisipan dari 80 negara menemukan bahwa tingkat depresi paling besar di usia paruh baya, sekitar umur 44; persamaan ini tak memandang jenis kelamin, status perkawinan, atau tingkat ekonomi. Mungkinkah ini akibat dari otak yang juga mulai menua di umur 40?

Baca lebih lanjut

Bayangan Akan Kematian Membuat Anda Makan Lebih Banyak

…jadi kalau anda sedang berdiet, hindarilah makan sembari menonton tayangan kriminal di TV atau setelah melayat orang. Hasil ini terungkap dari eksperimen dua peneliti perilaku konsumen di Amerika dan Belanda.

Para partisipan dibagi dalam dua kelompok dan diminta menulis esai. Kelompok yang pertama disuruh membuat esai mengenai perasaan mereka mengenai kematian mereka sendiri, sementara kelompok lainnya menulis mengenai sebuah prosedur medis yang menyakitkan.

Ketika setelahnya kedua kelompok itu diberi makan dan daftar belanjaan, kelompok yang pertama ditemukan makan lebih banyak dan ingin membeli lebih banyak barang dibanding kelompok kedua. Efek ini terutama tampak pada mereka yang punya rasa rendah diri.

Menariknya pula, eksperimen ini juga menemukan bahwa menempatkan cermin di depan para partisipan mengurangi kecenderungan mereka untuk makan berlebihan.

Baca lebih lanjut

Segera Hadir: Obat Untuk Mengatasi Fobia Sosial

Meski namanya terdengar berat, rasanya banyak orang yang mengalami fobia sosial ini; mereka yang disebut ‘pemalu’, yang sulit bergaul dengan orang baru, lingkungan baru, atau berbicara di depan orang banyak. Tapi jangan kuatir; sejumlah peneliti dari Zurich University sedang mengujicoba sebuah obat yang bisa mengatasi hal itu.

Obat ini, yang diekstrak dari hormon alami tubuh bernama oxytocin, mengurangi aktivitas salah satu bagian otak (amygdala) yang berkaitan dengan rasa takut dan bahaya. Walhasil malu-malu kita berkurang dan rasa percaya kita terhadap orang asing meningkat. Bahkan dalam sebuah eksperimen, rasa percaya para subyek yang diujicoba tidak berkurang meski orang asing itu diketahui telah melakukan sesuatu yang merugikan kita.

Baca lebih lanjut

Umur 40: Saat Otak Anda Mulai ‘Telmi’ dan Menua

Boleh saja kata orang ‘life begins at 40‘, tapi menurut penelitan terbaru, pada umur 40-lah kinerja otak kita mulai menurun. Ini berkaitan dengan selubung mielin (myelin sheath), salah satu bagian yang penting dari sel saraf otak. Di atas umur 40, tubuh kita mulai kehilangan kemampuan untuk terus-menerus memperbaharui selubung itu, sehinga menyebabkan berbagai gejala kognitif yang dikaitkan dengan penuaan.

Baca lebih lanjut

Pria Bersuara Berat Punya Lebih Banyak Anak…

…dan dinilai oleh wanita sebagai lebih tua, lebih sehat, dan lebih maskulin dibanding pria yang bersuara tinggi. Sebaliknya, pria menganggap wanita yang bersuara tinggi lebih atraktif, lebih feminin, lebih sehat, dan lebih muda dibanding wanita bersuara rendah.

Baca lebih lanjut

Batas Antara Cinta dan Benci itu Memang Tipis

Tentu kita semua sudah tahu idiom di atas, tapi sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa kedua hal tersebut secara biologis memang mirip; Hasil pemindaian otak memperlihatkan bahwa ada persamaan bagian otak yang aktif ketika seseorang melihat foto orang yang ia benci atau yang ia cintai.

Satu perbedaannya adalah: Bagian otak yang berkaitan dengan penilaian dan akal sehat tidak begitu aktif dalam mode ‘cinta’, sementara bagian serupa lebih banyak aktif ketika kita membenci.

Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.