Meningkatkan Kualitas Kehidupan Sosial dengan Blogging

Ngeblog bisa membuat anda lebih terhubung dengan komunitas dan mendapat lebih banyak dukungan sosial? Bisa membuat anda lebih puas dengan kualitas pertemanan anda, baik di dunia nyata maupun maya? Mungkin anda sudah tahu itu. Tapi yang menarik adalah temuan lain dari para peneliti di Swinburne University of Technology, Melbourne, ini.

Sebelum meneliti mengenai efek blogging bagi kehidupan sosial, mereka terlebih dahulu meneliti perbedaan antara mereka yang berminat untuk ngeblog dan mereka yang tidak tertarik sama sekali. Hasilnya, mereka yang menjadi blogger potensial lebih tidak puas dengan hubungan pertemanan mereka dibanding mereka yang tidak tertarik ngeblog. Orang-orang ini juga merasa kurang ‘klop’ dengan lingkungan sosial dan komunitas di sekitar mereka.

Bagaimana dengan anda, apa ketidakpuasan hubungan sosial anda di dunia nyata juga sedikit-banyak mendorong anda untuk ngeblog?

clipped from www.abc.net.au

Blogging can help you feel less isolated, more connected to a community and more satisfied with your friendships, both online and face-to-face, new Australian research has found.

The research, from Swinburne University of Technology in Melbourne, found after two months of regular blogging, people felt they had better social support and friendship networks than those who did not blog.
“We found potential bloggers were less satisfied with their friendships and they felt less socially integrated, they didn’t feel as much part of a community as the people who weren’t interested in blogging,” Ms Moore said.
“They were also more likely to use venting or expressing your emotions as a way of coping.
“It was as if they were saying ‘I’m going to do this blogging and it’s going to help me’.”
And it seemed to do the trick, as the researchers’ second study shows.
Bloggers reported a greater sense of belonging to a group of like-minded people and feeling more confident they could rely on others for help.
blog it

3 Tanggapan

  1. Blogger ada yang pada dasarnya ekstrovert, adanya blog menjadi akselerator bagi dia. Di sisi lain ada blogger yang pada dasarnya introvert, tetapi blog menjadi media bagi dia untuk “curhat”.
    Blog memang menjadi salah satu media “pelampiasan” dari apa yang ada di dalam benak jiwa-jiwa yang merasa tidak terpuaskan dalam interaksinya dengan orang lain di sekitarnya.
    Dengan penulisan yang tertata baik, blog bisa menjadi sarana untuk lebih memahami apa yang ada di pikiran para blogger yang kadang merasa lebih terbuka menumpahkan isi benaknya ke dalam layar komputer dibandingkan tatap muka dengan orang lain…
    Salam damai.

  2. oh god. it happened to mee! :S

  3. @wisatajiwa:
    Betul banget Pak. Baguslah kalau blog bisa membuat orang lebih terbuka dalam berkomunikasi ^^

    @ania:
    Membuat kehidupan sosial anda lebih baik? Syukurlah kalau begitu🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: