Di Masa Tua, Pria Lebih Bahagia Dibanding Wanita

Begitulah salah satu kesimpulan dari sebuah survey yang diselenggarakan para peneliti dari University of Cambridge (Inggris) dan University of Southern California (Amerika). Di masa awal dewasa, wanita cenderung lebih bahagia dibanding pria karena di situlah saat-saat mereka rata-rata menikah, berumahtangga, dan berkeluarga. Karena ini pula, di masa muda wanita lebih cepat merasa nyaman dengan keadaan finansialnya dibanding pria.

Di sisi lain, masa tua adalah saat-saat di mana mulai banyak wanita yang menjadi janda atau ‘ditinggalkan’ anaknya yang sudah mandiri atau punya keluarga sendiri. Sementara itu, banyak pria mulai usia 40an baru mulai merasa mantap dan mapan dengan hidupnya, baik secara finansial maupun kehidupan berkeluarga.

Bagaimana dengan anda (atau orangtua anda)?

clipped from www.livescience.com

Less able to achieve their life goals, women end up unhappier than men later in life, even though they start out happier, a new survey of Americans suggests.

Early in adult life, women are more likely than men to fulfill their family life and financial aspirations, leading to greater overall happiness.

Later in life, however, the tables turn and men report coming closer to reaching their goals for consumer goods and family life. Men are more satisfied with their financial situation and family life, and are happier than women in later life, the study shows.
Here are some age milestones found in the study

  • 41: Age at which men’s financial satisfaction exceeds women’s financial satisfaction.
  • 48: Age at which men’s overall happiness exceeds women’s overall happiness.
  • 64: Age at which men’s satisfaction with family life exceeds women’s satisfaction.
The study also found that both men and women believe they need more to be happy as they get older.
blog it

5 Tanggapan

  1. oh…

    valid gax tuh surveinya.

    tapi dipikir-pikir kayaknya benar juga😀

  2. Karena studinya dilakukan di Amrik dengan sampel orang Amrik, jelas kurang valid untuk ukuran orang sini…

    …makanya saya nanya, apakah pengalaman pribadi anda sesuai dengan itu atau tidak. ^^

  3. menurut saya perbandingan kebahagiaannya ga jelas bos yang dimaksud antara pria dan wanita tapi kalo saya dari melihat kejadian (perbandingan kebahagiaan antara pria dan istri dari aspek kehidupan Rumah tangga)….sesungguhnya kebahagiaan seorang suami justru ditentukan oleh kehadiran seorang istri karena istri adalah ibarat cahaya sebuah rumah tangga….

    ini saya lihat ketika seorang istri meninggal maka akan terlihat kondisi rumah yang ditinggalkan akan terasa sepi lain hal bila suami yang tiada….percaya atau tidak saya mengalami apa yang terjadi pada keluarga dari ibu saya sendiri

  4. baru tau nih.. tp apakah penelitian ini juga berlaku untuk di Indonesia ya?

  5. sebenarnya memang perempuan lebih panjang umur,kalau ukuran kebahagian tiap orang beda2…kalau ibu kebahagiaan nya bisa melihat anak2nya..bahagia,saya kira cukup…..
    Dan suami itu ketergantungan pada istri..sangat besar,kalau istri meninggal….ya kawin lagi.Tapi kalau perempuan mikir dulu seribu kali……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: